Kinderboerderij di Jakarta Selatan
Kinderboerderij atau peternakan mini umum ditemukan di kota-kota di Belanda sebagai sarana edukasi gratis agar anak-anak mencintai lingkungan sejak dini. Saya dan si kecil pernah berkunjung ke tempat tersebut. Siapa nyana ternyata tempat seperti ini juga ada di Jakarta. Hutan Kota Pesanggarahan Sangga Buana nama lengkap tempat yang saya maksud. Hutan dengan luas sekitar 40 hektar itu terletak di bantaran Sungai Pesanggrahan Kampung Karang Tengah di Lebak Bulus yang masih termasuk wilayah Jakarta Selatan. Saat berkunjung ke sana, hampir tidak percaya kalau dulunya tempat itu adalah tempat pembuangan sampah. Ternyata tempat itu dikelola oleh warga yang dipimpin oleh Haji Chaerudin, seorang Tokoh Betawi setempat yang mendedikasikan diri untuk membenahi tempat itu.
Pepohonan yang masih rindang membuat tidak berlebihan jika tempat ini disebut sebagai hutan kota. Saat itu saya dan suami menemani si kecil yang sedang field trip bersama teman-teman sekolahnya yang sedang belajar untuk merawat lingkungan. Lokasi hutan ini cukup unik karena terletak di belakang perkampungan, sehingga jalan masuk menuju ke sana memang melewati jalan kampung. Cara paling efektif untuk menemukannya adalah dengan bertanya ke penduduk sekitar jika sudah sampai di daerah Karang Tengah, Lebak Bulus. Begitu masuk ke lokasi, tersedia lapangan parkir yang cukup luas di depan dan ada semacam lapangan besar yang nampaknya sering digunakan untuk acara sosial. Ada juga beberapa mainan anak-anak, rumah khas betawi dan ondel-ondel besar yang dapat ditemui di bagian depan.
Setelah semua peserta berkumpul dan dibagi menjadi beberapa kelompok, dimulailah petualangan untuk anak-anak. Para orang tua menemani anaknya untuk berjalan memasuki hutan. Disarankan untuk memakai anti nyamuk untuk kenyamanan selama mengeksplorasi hutan itu. Setelah berjalan sekitar 5 menit kelompok saya sampai di kandang kuda yang bersebelahan dengan kandang kelinci. Anak-anak diberi kesempatan untuk memberi makan kuda dan kelinci secara bergantian. Selain kuda dan kelinci juga ada kambing, bebek, ayam yang dipelihara dengan baik di sana.
Kegiatan dilanjutkan dengan menanam pohon bersama kelompok masing-masing. Bibit sudah disediakan di sana dan anak-anak dipandu oleh petugas yang ada di sana untuk menutup bibit dengan tanah, tentunya dengan menggunakan tangan-tangan mungil mereka. Sungguh proses pembelajaran yang menyenangkan untuk anak-anak, karena mereka bisa melakukan langsung hal-hal yang sudah mereka pelajari di sekolah. Kemudian waktu makan siang hampir tiba, setelah menanam pohon anak-anak diajak untuk kembali ke lapangan yang ada di bagian depan dan membantu memilah sampah yang ada di sana. Tidak diduga kalau mereka yang berusia 2-3 tahun itu sudah terampil untuk memilah sampah plastik, daun/kertas dan kaleng. Semua kegiatan selesai dan anak-anak diajak untuk cuci tangan sebelum makan siang bersama.
Sungguh pengalaman yang menyenangkan dan patut untuk diulang kembali bukan hanya untuk si kecil tapi untuk saya dan suami. Ternyata Jakarta masih saja penuh kejutan untuk saya yang lahir dan besar di sini. Semoga ke depan fasilitas umum seperti ini makin banyak dan terawat dengan baik sehingga bisa menjadi sarana belajar dan rekreasi bagi keluarga.
#jakartarumahkita
Apakah ada yang sudah pernah berkunjung ke Hutan Kota Pesanggarahan Sangga Buana atau tempat sejenis di Jakarta? Saya mau dong dibagi pengalamannya dengan mengisi comment di bawah. Terima kasih.
No comments: